F-SEDAR Belajar, berpolitik, sejahtera!
22 Juli 2020 / 0 Comments / Blog, Luar Negeri

FedEx/TNT Pecat Pekerja, Pekerjakan Pengacau Pemogokan

Dalam perselisihan melawan pemecatan pekerja tidak tetap yang telah bekerja bertahun-tahun di plant TNT Peschiera Borromeo (dekat Milan), pada Kamis, 9 Juli, FedEx/TNT, saat dipanggil di Prefektur Milan untuk melakukan mediasi, membuat penawaran yang tidak dapat diterima oleh pekerja dan SI Cobas, serikat mereka: 15 pekerja dipekerjakan mulai … 1 Januari 2021 (saat segala alasan apapun yang berkaitan dengan krisis dapat membatalkan penawaran ini). Dan ada pengecualian untuk sejumlah pekerja yang telah mendapatkan surat peringatan, sebagian besar digoreng dengan alasan palsu (yang terjadi) pada minggu-minggu pemogokan.

SI Cobas membalas usulan itu dengan mempekerjakan pada September, dan senioritas sebagai kriteria yang diikuti; … Dengan data, FedEx menolaknya … Mereka telah mempersiapkan diri atas pemogokan yang tak terhindarkan pada malam hari: memindahkan sebagian besar pekerjaan dari Peschiera (di mana SI Cobas memiliki kehadiran penting di sini) ke San Giuliano, di mana para pekerja, kebanyakan tidak tetap, tidak berserikat dan mempekerjakan empat puluh penjaga, “polisi’ perusahaan sendiri, untuk menyerang piket mogok kerja.

Ketika sebagian piket di Peshiera, dengan pekerja yang dikenai PHK dan pendukung solidaritas bergerak dari depan pergudangan San Giuliano, mereka diserang oleh “pengawal pribadi” ini yang mendorong jalan ke truk-truk, di depan mata kepala patroli polisi, yang alih-alih menghentikan mereka, malah jelas-jelas mendorong mereka untuk menyerang.

Setelah kehilangan dukung terbuka dari negara, yang dalam dua pemogokan sebelumnya telah mengirimkan lebih dari 100 polisi untuk mengevakuasi (membubarkan) dan menyerang pemogok, FedEx memperkenalkan di Italia metode yang digunakan dalam (melawan) pemogokan pada akhir abad 19 dan awal abad 20 oleh kapitalis Amerika, yang “mempekerjakan Agen Pinkerton untuk menyusup ke serikat, memasok penjaga, menjaga para pemogok dan aktivis serikat yang dicurigai agar tidak keluar dari pabrik, dan merekrut pasukan jahat untuk mengintimidasi pekerja. Di sini juga, dengan keterhubungan dengan kekuatan negara.

Apakah ini adalah masa depan hubungan keserikatan di Italia?

Penyerangan polisi dengan kekerasan pada 9 Juni adalah sebuah bumerang karena hal ini membawa pada perluasan dukungan melawan PHK, dan menjadi isu politik. Penggunaan pengacau pemogokan (Gorilla) yang dipekerjakan oleh majikan Amerika akan menjadi bumerang juga jika jawabannya adalah memperluas dukungan kepada pekerja yang dikenai PHK dan perjuangan melawan prekariatisasi (pekerjaan tidak menentu). 

Seluruh pekerja di gudang FedEx/TNT di Piacenza, Brescia, Bologna, yang mogok selama malam itu, khususnya karena mereka merasa bahwa penyerangan itu tidak terbatas terhadap Peschiera Borromeo, tapi berdampak pada seluruh jaringan FedEx/TNT, dengan sebuah rencana restrukturisasi dan reorganisasi pergudangan pada level nasional. FedEx membayar biaya yang mahal untuk sikap keras kepalanya. Di Bologna, bahkan, 36 pekerja yang positif Covid-19, karena kurangnya langkah pengamanan yang memadai: (karena) bertentangan dengan keinginan perusahaan agar buruh terus bekerja, SI Cobas menuntut penutupan gudang untuk sanitasi — yang otoritas kesehatan lokal akhirnya perintahkan.

Perjuangan melawan TNT bukan saja tentang 66 buruh korban PHK, tapi terhadap siapa saja yang TNT tawari uang untuk menyingkirkan pekerja yang berserikat. Hal ini mengenai restrukturisasi grup, yang ingin memperkuat distribusi internasional barang-barang dan meningkatkan apa yang disebut “fleksibilitas” ketenagakerjaan dan yang sebetulnya berarti lebih banyak buruh tidak tetap, dengan jangka-tetap dan khususnya pekerjaan tidak tetap, sebuah formula ideal untuk menghancurkan keberadaan serikat pekerja dengan memberatkan pekerja untuk kelanjutan pemerasan. Di AS, FedEx menggunakan metode-metode ini untuk mencegah serikat mengorganisasi 250 ribu pekerjanya di ratusan gudang. Di mana mereka mengorganisir, TNT memecat organiser dengan dalih pendisiplinan yang (sebetulnya) diciptakan untuk meneror semua orang. Cara ini harus dikalahkan di Italia. Dan perjuangan ini bukan saja mengenai FedEx/TNT. Kompetitornya di Italia, DHL, GLS, SDA, BRT, dan lain-lainnya, melihat perselisihan di TNT dan siap untuk mengikuti kebijakan anti serikat FedEx dan restrukturisasi industri, jika hal ini (cara TNT) sukses.

Yang berarti re-prekariatisasi industri logistik setelah lebih dari satu dekade perjuangan yang, pada grup paling terkonsentrasi, telah meningkatkan pekerja dari semi-perbudakan menjadi penghormatan, dari kelaparan menuju upah layak, dan di mana mereka masih memperjuangkan peningkatan kondisi kerja dan keselamatan.

Para bos ingin memadamkan api di sektor ini yang pada dekade ini telah menjadi obor perjuangan tetap menyala dan memenangkan perbaikan penting, untuk mencegahnya menyebar ke sektor lain, yang akan digerakkan oleh krisis dalam beberapa bulan mendatang.

Inilah mengapa provokasi FedEx pada malam terakhir, tidak harus dijawab, respon yang tegas dan luas harus datang dari seluruh gerakan pada bulan-bulan terakhir yang pada beberapa bulan terakhir ini tidak menerima kesehatan dikorbankan untuk profit, yang tidak menerima lebih banyak kerja prekariat sebagai standar perburuhan, yang tidak menerima penaklukkan tenaga kerja untuk kepentingan modal. Inilah sebabnya mengapa gerakan ini bergabung dalam sebuah Pakta Aksi untuk front persatuan anti-kapitalis, yang memungkinkan sebuah front dengan kekuatan solidaritas yang luas untuk bersatu. Di Milan dan Piacenza, ada ratusan orang di setiap garis piket, yang berarti kekuatan di lapangan yang mampu melawan penindasan yang dilepaskan oleh para bos.

SI Cobas

Pakta Aksi untuk front persatuan anti-kapitalis (Action Pact for an anti-capitalist united front)

***

Dikirimkan 16 Juli 2020

Diterjemahkan oleh Sarinah dari FedEx/TNT Dismisses Workers, Hires Gorillas against Strike

Blog adalah kolom yang berisi posisi-posisi individu pengurus, anggota maupun eksternal untuk bertukar-pikiran. 


Share:

Mengapa Golput?

Kepada kawan-kawan buruh anggota FSEDAR, Dalam Pemilu 2019 ini, kita kembali diharuskan untuk memilih calon-calon anggota legislatif yang berasal dari partai-partai elite dan dua Capres…

Read More

Laporan dari Pekerja Manufaktur tentang Lockdown India

Awalnya ketika dua orang teinfeksi ditemukan di India pada 9 Maret 2020, Pemerintah India membatasi semua pendatang, pengunjung dan turis. Sebagian penerbangan dari negeri-negeri yang…

Read More

Etos Sosialis Sukseskan Pendidikan di Kuba

Selama pertengahan semester di bulan Oktober, saya cukup beruntung menjadi salah seorang dari 25 guru NEU yang mengambil bagian dalam delegasi solidaritas ke Kuba. Saya…

Read More
About the author

SI Cobas:

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *