Dukung Buruh AICE dan Tolak Omnibus Law, FSEDAR Rapat Akbar

Dukung Buruh AICE dan Tolak Omnibus Law, FSEDAR Rapat Akbar

Bekasi – FSEDAR menggelar rapat akbar yang diikuti oleh 700 pekerja untuk menunjukkan dukungan terhadap gerakan buruh es krim AICE dan merencakan aksi menolak Omnibus Law, Minggu (15/03/2020).

Pertemuan ini diisi oleh orasi dan pidato dari perwakilan buruh AICE, Ketua dan pengurus FSEDAR. Dialog dilakukan untuk menentukan rencana aksi ke depan.

Buruh es krim AICE melakukan pemogokan sejak 21 Februari 2020 karena perundingan upah yang gagal dan kondisi kerja yang tidak ideal, terutama untuk buruh perempuan hamil. Sejak tahun 2019, terjadi 21 kasus keguguran yang diderita oleh buruh perempuan. Pengusaha menganggap pekerja mengundurkan diri dan menolak seluruh tuntutan buruh. Selain itu, pengusaha berusaha menggantikan pekerja dengan pekerja kontrak dan outsourcing.

Di saat yang sama, pemerintahan Jokowi berusaha melakukan revisi UU Ketenagakerjaan dengan mengajukan Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja. Revisi ini akan menghilangkan hak buruh akan kepastian kerja, melegalkan praktik kerja kontrak dan outsourcing tanpa batas, mengurangi pesangon dan mengurangi hak-hak buruh perempuan.

Rekomendasi yang dimbil adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan aksi secara reguler ke kantor pusat AICE;
  2. Kampanye di tagar #BoikotAice sampai tuntutan buruh dipenuhi;
  3. Melaporkan berbagai kasus pelanggaran perusahaan ke instansi terkait dan organisasi hak asasi manusia;
  4. Kampanye menolak Omnibus Law di tagar #FSEDARTolakOmnibusLaw dan #TolakKerasOmnibusLaw;
  5. Melakukan aksi reguler ke DPR yang digabungkan dengan aksi ke kantor pusat AICE;

Share this post

Post Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.