F-SEDAR Belajar, berpolitik, sejahtera!
2 April 2020 / 0 Comments / Posisi

Lawan Kriminalisasi ITE, Penjarakan Pelaku Pengeroyokan dan Kembalikan Pekerjaan Buruh PT. Trimitra Chitrahasta

Salam sejahtera, perkenalkan kami buruh PT. Trimitra Chitrahasta yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang tergabung dalam Komite Solidaritas Perjuangan Buruh (KSPB), pada hari ini Kamis, 02 April 2020 kami kembali turun ke jalan di depan pabrik PT Trimitra Chitrahasta, Kawasan Delta Silicon 2, Cikarang, Kab. Bekasi, untuk menyampaikan aspirasi kami meski kami diselimuti rasa ketakutan akan merebaknnya Virus Corona, namun keterpaksaan bagi kami tetap turun ke jalan dengan cara physical distancing untuk menyampaikan mengenai permasalahan yang menimpa buruh PT. Trimitra Chitrahasta, yakni:

  1. Bahwa PT. Trimitra Chitrahasta telah melaporkan buruh dengan menggunakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik dalam aduan pencemaran nama baik yang telah kami jalani proses pemeriksaannya di Kepolisian Polres Metro Bekasi Kabupaten. Kami yakin bahwa pekerja tidak bersalah karena korban pencemaran nama baik hanya berlaku untuk pribadi/orang (naturalijke person) sebagai subjek hukum yang memiliki nama baik, dan bukan badan hukum (perusahaan);
  2. Bahwa saat ini buruh telah mengadukan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh orang-orang yang terkait dengan PT. Trimitra Chitrahasta, kepada Polda Metro Jaya dengan nomor pelaporan TBL/64/92/X/2019/PMJ/Dit. Reskrimum terkait Pasal 170 KUHP, yang akan terus kami desak agar permasalahan ini diproses dengan ketentuan pidana untuk menyeret dan memenjarakan para pelaku;
  3. Bahwa telah terbit ANJURAN dari Disnaker Kabupaten Bekasi dengan Nomor: 565/8194/Disnaker tertanggal 9 Desember 2019 perihal ANJURAN yang pada intinya menganjurkan Anwar Supandi, dkk (buruh), dengan pengusaha PT Trimitra Citrahasta yang semula didasarkan pada Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) demi hukum menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) terhitung sejak terjadinnya hubungan kerja;
  4. Bahwa buruh sudah mengirimkan surat kesediaan bekerja ke (PT Trimitra Citrahasta) pada tanggal 11 Desember 2019 melalui jasa pengiriman J&T dengan No Resi JD0056258907;
  5. Bahwa juga telah terbit ANJURAN dari Disnaker Kabupaten Bekasi dengan Nomor: 567/8485/Disnaker tertanggal 31 Desember 2019 perihal ANJURAN yang pada intinya menganjurkan agar pengusaha (PT Trimitra Citrahasta) mempekerjakan kembali pekerja kembali di posisi dan jabatan semula dan pengusaha (PT Trimitra Citrahasta) membayar upah pekerja selama pekerja tidak dipekerjakan;
  6. Bahwa buruh sudah mengirimkan surat kesediaan bekerja ke (PT Trimitra Citrahasta) pada tanggal 8 Januari 2020 melalui jasa pengiriman JNE dengan No Resi 630820000574420;
  7. Bahwa sampai saat ini pihak PT Trimitra Citrahasta tidak menjalankan ANJURAN dari Disnaker Kabupaten Bekasi tersebut diatas;

Oleh karena itu dengan ini kami:

  1. Meminta kepada Pimpinan PT Trimitra Citrahasta untuk segera menjalankan Isi Anjuran dengan Nomor: 565/8194/Disnaker tertanggal 9 Desember 2019 perihal ANJURAN;
  2. Meminta kepada Pimpinan PT Trimitra Citrahasta segera menjalankan Isi Anjuran dengan Nomor: 567/8485/Disnaker tertanggal 31 Desember 2019 perihal ANJURAN.

Bahwa tuntutan kami di atas akan kami sampaikan juga kepada Yamaha Corporation selaku perusahaan customer PT. Trimitra Indonesia dan Kuroda Group berdasarkan kode etik yang berlaku di perusahaan tersebut.

Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Bekasi, 2 April 2020

Komite Solidaritas Perjuangan Buruh (KSPB)


solidaritas untuk buruh nanbu

KSN Jawa Barat: Pernyataan Solidaritas untuk Buruh PT Nanbu

*Solidaritas untuk Buruh PT Nanbu* Di dalam sistem kapitalisme buruh tak lebih berharga dari kardus, kapas dan mesin. Jika mesin rusak maka perusahaan akan segera…

Read More

Investasi Jepang Mitsubishi Harus Patuh Hukum di Indonesia

Investasi Jepang Mitsubishi Harus Patuh Hukum di Indonesia: Angkat Pekerja Gudang Mitsubishi PT SENFU Menjadi Karyawan Tetap dan Bayar Upahnya Kami dari Komite Solidaritas Perjuangan…

Read More

Pernyataan Sikap: Modal Jepang Harus Patuh Hukum Ketenagakerjaan

Pernyataan Sikap: Modal Jepang Harus Patuh Hukum Ketenagakerjaan; Jangan Injak Martabat Buruh Indonesia di Negerinya Sendiri Modal Jepang masuk ke Indonesia pertama kali pada tahun…

Read More
About the author

F-SEDAR: Serikat buruh yang memperjuangkan kesejahteraan buruh, demokrasi dan hak asasi manusia dalam perjuangan ekonomis dan perjuangan politik. Belajar, bekerja, berpolitik, sejahtera!

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *