F-SEDAR Belajar, berpolitik, sejahtera!
23 Agustus 2020 / 0 Comments / Panduan

Panduan Membuat Kronologi Aksi

Ilustrasi Aksi

Kronologi aksi adalah kejadian-kejadian saat terjadi aksi sesuai dengan urutan waktu. Kronologi sangat penting sebagai dokumentasi tertulis aksi yang dapat digunakan untuk beragam tujuan dari pengarsipan sampai bahan evaluasi.

Dalam membuat kronologi aksi, berikut beberapa petunjuk yang dapat Anda ikuti:

  • Tulislah kejadian-kejadian sesuai dengan urutan waktu.

Contoh:

09.00: Massa mulai berkumpul di titik kumpul, depan Ramayana, Jalan Diponegoro, Cibitung. 
09.00: Dua orang polisi mendatangi korlap untuk berkoordinasi mengenai rute pengawalan aksi. Polisi sempat tidak setuju, jika massa melewati Pasal Sentral dan memberikan opsi lain, namun korlap menolak karena rute tawaran polisi terlalu jauh. Akhirnya dicapai kesepakatan bahwa buruh tetap boleh melewati Pasar Sentral secara beriringan dan menghindari kemacetan. 
09.30: Mobil komando datang. 
10.00: Massa mulai berangkat dengan menggunakan bus dan motor. Kali ini ada 10 bus dan sekitar 100 motor mengikuti parade aksi.

  • Dalam kronologi, harus mengandung 5 W + 1H (apa, siapa, kapan, di mana, kenapa, dan bagaimana proses kejadiannya). 

Contoh:

11.00: Massa tiba di depan gedung PT. AR yang beralamat di Kawasan Pulo Gadung, Blok BX, Jakarta Utara, dan berbaris dengan teratur. Pengurus SEDAR, Damiri berorasi, “Kami datang ke sini untuk mengadukan permasalahan PKWT yang terjadi di perusahaan pemasok PT AR. Buruh dipekerjakan sebagai buruh kontrak selama 6 tahun secara terus-menerus.”

Dalam kronologi ini, “jam 11.00” adalah kapan, “Pengurus SEDAR, Damiri” adalah siapa, “di depan gedung PT. AR beserta alamatnya” adalah di mana, massa tiba atau pengurus SEDAR berorasi adalah apa kejadiannya, “kami datang ke sini untuk mengadukan permasalahan PKWT” adalah kenapa (alasannya), lalu urutan cerita di dalam paragraf adalah bagaimana kejadiannya.

Dalam satu paragraf atau peristiwa, tidak harus lengkap unsur-unsur 5W + 1H, tetapi dalam seluruh isi kronologi, hal itu harus tergambar. Semakin detail dan lengkap, semakin baik.

  • Peka dengan kejadian penting

Salah satu keterampilan yang perlu dilatih untuk menulis kronologi aksi adalah kepekaan terhadap kejadian penting. Seorang kronolog, harus memanjangkan kaki untuk berkeliling di lokasi aksi, bahkan kronolog dapat lebih dari satu orang jika medan aksi terlalu luas atau lokasi aksi yang didatangi lebih dari satu. Kronolog mencatat kejadian yang penting, orasi maupun pesan-pesan yang penting. Kejadian penting, misalnya: hasil perundingan, provokasi aparat ataupun milisi, orasi-orasi korban atau penyintas dan pengurus organisasi.

  • Gunakan dokumentasi dalam bentuk video

Membuat kronologi yang rapi lebih sulit hanya mengandalkan kecepatan tangan dalam mencatat dan/atau ingatan. Alangkah baiknya jika kejadian-kejadian penting didokumentasikan dalam bentuk video, sehingga dapat dimasukkan nanti saat kronolog menyempurnakan kronologi aksinya. Biasanya yang didokumentasikan ini adalah kejadian yang penting, misalnya dialog dengan aparat atau perwakilan instansi pemerintah, orasi penyintas/korban dan orasi yang menarik dari pengurus organisasi. Dokumentasi video ini dapat ditranskip dan dimasukkan ke dalam kronologi aksi.

Dengan melihat kembali ke video, menjadi jelas siapa-siapa yang terlibat dalam suatu peristiwa, sehingga ketika kronolog menuliskannya, maka kesulitan mengenali pihak-pihak dapat dikurangi. Bertanyalah ke teman untuk mengenali siapa-siapa orang yang terlibat dalam peristiwa yang ada di video tersebut.

  • Kembangkan menjadi berita pendek atau reportase

Kronologi aksi yang lengkap dan baik dapat dikembangkan menjadi berita atau reportase dengan penulisan sesuai dengan kaidah jurnalistik. Kronolog juga dapat mengembangkan tulisannya menjadi tulisan reportase yang memikat dengan semakin sering latihan.


Share:
About the author

Sarinah: Juru Bicara Serikat Buruh Demokratik Kerakyatan. Mengerjakan urusan-urusan mengelola website, komunikasi organisasi dan tulis-menulis.

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *