Boikot FamilyMart

Boikot FamilyMart

Pada hari ini, Minggu, 22 September 2019, Kami dari Komite Solidaritas Perjuangan Buruh (KSPB) kembali turun ke jalan untuk menyampaikan pandangan-pandangan dan pembelaan terhadap buruh PT Fajar Mitrah Indah (PT. FMI) “FamilyMart” sebagai berikut:

  1. Fajar Mitra Indah (PT. FMI) adalah pemegang lisensi tunggal waralaba FamilyMart di Indonesia yang beroperasi sejak Oktober 2012 dan sampai saat ini telah berkembang dengan membuka lebih dari 100 gerai. Perkembangan tersebut juga berkat kontribusi dari buruh-buruh PT. Fajar Mitra Indah yang bekerja di warehouse (gudang) FamilyMart yang beralamat Kampung Cikedokan, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat;
  2. FMI melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruhnya, padahal UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Jawa Barat telah mengeluarkan Hasil Pemeriksaan Pengawasan Khusus dengan Nomor 560/7009/UPTD-WIL.II/XI/2018 dan telah disahkan Ketua Pengadilan Hubungan Industrial Pada Pengadilan Kelas IA Bandung dimana pada pokoknya 27 buruh harus diangkat menjadi karyawan tetap (PKWTT);
  3. UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Jawa Barat telah melakukan pemanggilan sebanyak 5 (lima) kali kepada PT. FMI dengan surat tertanggal 29 November 2018, 12 Desember 2018, 29 Januari 2019, 27 Februari 2019 dan 17 Mei 2019, namun pengusaha PT. FMI tidak pernah menghadiri panggilan tersebut;
  4. Pengusaha PT. FMI melakukan transfer sepihak kepada 4 (empat) buruh dengan menggunakan nama buruh itu sendiri (setoran tunai) dalam usaha melakukan PHK sepihak;
  5. Dalam upaya mediasi di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi, pengusaha PT. FMI tidak pernah hadir dalam mediasi meskipun telah diundang secara patut sebanyak 4 (empat) kali, bahkan kembali diundang sebanyak 3 (tiga) kali mediasi yang diajukan ulang.

Berdasarkan fakta-fakta di atas dan setelah berbagai upaya yang dilakukan oleh buruh untuk memperselisihkan permasalahan ini sesuai dengan prosedur, maka kami menegaskan sikap kami sendiri untuk MEMBOIKOT FAMILYMART yang jelas-jelas telah mengabaikan hak-hak buruh dan hukum yang berlaku di Indonesia, sampai dengan hak-hak buruh dipenuhi dan hukum ditegakkan.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan dengan tujuan memberikan pembelaan kepada buruh Indonesia dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Jakarta, 22 September 2019

Tertanda,

Komite Solidaritas Perjuangan Buruh (KSPB) BEKASI

Share this post

Post Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.